Connect with us

Uncategorized

Polda Jatim Jalin Sinergitas bersama Dirjen Bea Cukai Jatim l dan ll

Published

on

SURABAYA – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kolaborasi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai (DJ BC) Jatim I dan II melakukan silaturahmi di Polda Jatim. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjalin hubungan kerja sama antara Bea Cukai dengan Kepolisian dalam hal penindakan hukum di Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto bersama pejabat utama Polda Jatim menerima silaturahmi dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim I dan ll di selasar gedung Tribrata Mapolda Jatim, pada Kamis (19/1/2023).

Dalam kesempatan ini, Untung Basuki Kepala kantor Bea Cukai Jatim I mengatakan, mohon suport dan dukungannya dan sekaligus mohon juga untuk koordinasi yang selama ini sudah berjalan baik sesuai dengan arahan pumpinan untuk bisa berkolaborasi dalam melakukan tugas-tugas penegakan hukum di Jatim.

“Beberapa hal tentu terkait dengan tugas-tugas kita yaitu proses-proses di penegakan kepabeanan dan cukai, mungkin memang salah satu bagian meskipun kami sendiri sebetulnya lebih banyak dari sisi targetnya, itu tugas yang harus kita emban untuk kebutuhan APBN,” ungkapnya.

“Tentu kami menyadari betul kita tidak bisa bekerja sendiri, kami tentu harus bekerjasama untuk bisa bagaimana tugas-tugas ini bisa kita lakukan dengan baik,” tambahnya

Lebih lanjut, Agus Sudarmadi Kepala Kantor Wilayah DJBC Jatim II juga menyampaikan, pihaknya berharap kedepan dapat berkolaborasi dan bekerjasama dalam rangka operasi penindakan rokok ilegal dan lain sebagainya.

“Kami akan sangat memerlukan sekali bantuan dari teman-teman di Kepolisian, dalam rangka penegakan hukumnya. Terimakasih atas dukungan selama ini, mudah-mudahan kedepan kita bisa menjalin kolaborasi yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto menegaskan, pihaknya menyambut denganbtangan terbuka, diharapkan pula koordinasi baik yang sudah berjalan dengan baik itu dapat terus terjalin dengan baik.

“Polda Jatim akan mendukung dan berkolaborasi terkait penegakan hukum yang bersifat ilegal yang akan masuk di wilayah Jatim bersama Dirjen Bea Cukai I dan II Jatim, sehingga situasi harkamtibmas di Jatim dan menaikkan APBN yang menjadi target dari Bea Cukai dapat tercapai,” tandasnya Irjen Pol Toni Harmanto.

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota Ajak Warga Cegah Kebakaran Lahan dan Terapkan Saring Sebelum Sharing

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, potensi kebakaran lahan kosong, serta penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial.

Pesan tersebut disampaikan Aiptu Bustanul Arifin saat melaksanakan kegiatan pembinaan ketertiban masyarakat (bintibmas) melalui sambang dan cangkrukan bersama warga di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Blewah, lingkungan RW 05, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri, pada Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu berlangsung di rumah Hernik, Jalan SMU 6, RT 02 RW 05, Kelurahan Rejomulyo.

Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap kejahatan 3C.

Kejahatan 3C meliputi, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa pembinaan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang dan cangkrukan bersama warga di Posyandu ILP Blewah untuk menyampaikan imbauan kamtibmas, meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan 3C, serta mengantisipasi kebakaran lahan kosong,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Selain mengingatkan ancaman tindak kriminalitas, petugas juga mengajak warga memperhatikan kondisi lingkungan, terutama keberadaan lahan kosong yang berpotensi mengalami kebakaran.

Kewaspadaan tersebut penting untuk mencegah munculnya gangguan keamanan maupun bahaya yang dapat merugikan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, warga diajak menjaga kebersihan, kesehatan, dan kerukunan antartetangga.

Menurut kepolisian, lingkungan yang aman tidak hanya ditentukan oleh pengawasan terhadap tindak kejahatan, tetapi juga oleh kepedulian warga terhadap kondisi sosial dan lingkungan tempat tinggal.

Salah satu pesan yang mendapat penekanan adalah pentingnya sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi melalui media sosial.

Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar tidak langsung membagikan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Prinsip Saring Sebelum Sharing disampaikan sebagai ajakan untuk memeriksa sumber, isi, dan kebenaran informasi sebelum meneruskannya kepada orang lain.

Langkah tersebut penting untuk menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kesalahpahaman, keresahan, bahkan konflik di tengah masyarakat.

Petugas juga mengajak warga menaati hukum dan meningkatkan tanggung jawab terhadap keamanan diri sendiri maupun keluarga.

Pesan agar masyarakat mampu menjadi polisi bagi diri sendiri dan keluarga dimaksudkan untuk menumbuhkan kedisiplinan serta kesadaran melakukan pencegahan sebelum muncul gangguan keamanan.

Melalui pendekatan cangkrukan, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dilakukan dalam suasana yang lebih akrab.

Model komunikasi tersebut memberikan ruang bagi warga untuk menerima pesan kamtibmas secara langsung sekaligus memperkuat hubungan dengan Bhabinkamtibmas di lingkungan tempat tinggal.

Kegiatan pembinaan masyarakat di Rejomulyo berlangsung pada periode pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, yakni 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan kejahatan, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Imbauan kewaspadaan terhadap kejahatan 3C yang disampaikan Aiptu Bustanul Arifin sejalan dengan upaya pencegahan tindak kriminalitas selama periode operasi tersebut.

Meski demikian, laporan Polsek Kediri Kota tidak secara khusus menyebut kegiatan sambang Posyandu ILP Blewah sebagai penugasan dalam Operasi Sikat Semeru 2026.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono melaporkan bahwa kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat berlangsung aman, tertib, serta lancar.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota berharap masyarakat semakin aktif menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kerukunan, serta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Operasi Sikat Semeru 2026, Polsek Mojoroto Kediri Patroli Sejumlah Objek Vital

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga, pada Kamis (15/10/2026). Patroli dilakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Unit Backbone Polsek Mojoroto dengan menyasar kawasan mesin anjungan tunai mandiri (ATM), Mojoroto Indah, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas).

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menjelaskan melalui laporan kegiatannya bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau harkamtibmas. Patroli dipimpin Ipda Tri S., S.H., selaku perwira pengendali, dengan melibatkan Aiptu Dodik Eko dan Aipda Hengky A.

“Anggota melaksanakan pemantauan di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto, S.H.

Kawasan ATM menjadi salah satu lokasi perhatian karena berkaitan dengan aktivitas transaksi keuangan masyarakat. Kehadiran petugas diharapkan dapat membantu mencegah peluang tindak kejahatan terhadap nasabah maupun kendaraan yang diparkir.

Sementara itu, pemantauan di kawasan Mojoroto Indah dan SPBU dilakukan sebagai bagian dari pengawasan situasi keamanan di lokasi yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

Petugas juga menyasar lingkungan lapas guna memantau kondisi keamanan di sekitar kawasan tersebut.

Dalam laporan yang disampaikan kepada Kapolres Kediri Kota, Kapolsek Mojoroto menegaskan bahwa sasaran utama kegiatan adalah pencegahan tindak kriminalitas 3C.

“Patroli harkamtibmas dilaksanakan untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C dengan menyasar ATM, kawasan Mojoroto Indah, SPBU, dan lingkungan lapas,” imbuh Kompol Rudi Purwanto.

Kegiatan patroli tersebut berlangsung di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi Sikat Semeru berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk kejahatan 3C dan kejahatan jalanan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Patroli preventif di sejumlah objek vital dan kawasan aktivitas warga sejalan dengan upaya pencegahan kejahatan selama periode operasi tersebut.

Meski demikian, laporan Polsek Mojoroto tidak secara khusus menyebut patroli Backbone ini sebagai penugasan dalam Operasi Sikat Semeru 2026.

Melalui patroli rutin, polisi berupaya memperkuat kehadiran petugas di lapangan sekaligus mempersempit peluang terjadinya tindak kriminalitas.

Pemantauan di sejumlah titik juga memungkinkan petugas mengetahui lebih awal apabila muncul situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Dalam kegiatan kali ini, laporan kepolisian tidak mencatat adanya tindak kriminalitas, penangkapan, maupun gangguan keamanan di lokasi yang dipantau.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto menyampaikan bahwa seluruh rangkaian patroli berlangsung lancar dengan situasi aman dan terkendali.

Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Mojoroto menjaga keamanan wilayah melalui peningkatan kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Bersama Bapenda Turun ke Jalan, Operasi Gabungan Digelar di Kawasan Bundaran Sekartaji Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar operasi gabungan di kawasan depan Bundaran Sekartaji, Kota Kediri, pada Kamis (15/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan personel Satlantas Polres Kediri Kota dan petugas Bapenda sebagai bagian dari koordinasi antarlembaga dalam pelaksanaan kegiatan di bidang lalu lintas dan administrasi kendaraan.

Operasi gabungan berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.

Sejumlah personel kepolisian yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Aiptu Agus Setiyono, Aiptu Hendri Pramudianto, Aipda Tofan Frady, dan Bripda Tegar Putra.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa operasi gabungan dilaksanakan bersama Bapenda di depan Bundaran Sekartaji.

“Satlantas Polres Kediri Kota bersama Bapenda melaksanakan operasi gabungan di depan Bundaran Sekartaji. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman dan lancar,” kata AKP Septia Intan Putri.

Keterlibatan Bapenda dalam operasi gabungan berkaitan dengan kewenangan instansi tersebut di bidang pendapatan daerah, termasuk administrasi perpajakan kendaraan bermotor sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, kepolisian memiliki kewenangan dalam pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas serta administrasi kendaraan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Kerja sama kedua instansi dapat menjadi sarana koordinasi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan administrasi kendaraan dan lalu lintas.

Meski demikian, laporan kegiatan yang diterima belum merinci sasaran pemeriksaan, apakah meliputi kelengkapan surat kendaraan, kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor, atau bentuk pelayanan administrasi lainnya.

Laporan tersebut juga belum mencantumkan jumlah kendaraan yang diperiksa, jumlah pelanggaran yang ditemukan, maupun hasil penerimaan pajak selama operasi berlangsung.

Karena itu, belum dapat dipastikan apakah dalam kegiatan tersebut terdapat pengendara yang dikenai sanksi, diberikan teguran, atau diarahkan untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan.

Kawasan Bundaran Sekartaji menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan petugas dari kedua instansi.

Dalam pelaksanaan operasi di jalan raya, keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus kendaraan tetap menjadi aspek yang perlu diperhatikan agar kegiatan pemeriksaan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.

Operasi gabungan ini berlangsung bersamaan dengan periode Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.

Namun, operasi bersama Bapenda merupakan kegiatan yang berbeda dari Operasi Sikat Semeru, yang berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas. Laporan kepolisian tidak menyebutkan operasi gabungan di Bundaran Sekartaji sebagai bagian dari operasi penindakan kejahatan tersebut.

Melalui kegiatan bersama Bapenda, Satlantas Polres Kediri Kota menunjukkan adanya koordinasi antara aparat kepolisian dan instansi pemerintah daerah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

AKP Septia Intan Putri melaporkan bahwa seluruh rangkaian operasi gabungan berlangsung aman dan lancar.

Hingga laporan disampaikan, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan maupun tindak lanjut dari kegiatan tersebut. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page