Connect with us

Inspirasi

Polres Kediri Kota Tegaskan Layanan Tanpa Biaya dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Published

on

Kediriselaludihati- Harapan para korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kediri Kota akhirnya terwujud. Satreskrim Polres Kediri Kota mengembalikan sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kepada para pemiliknya secara gratis. Pengembalian dilakukan secara simbolis di Mako Polres Kediri Kota, Rabu (14/1/2026), dan diikuti oleh empat korban curanmor yang selama ini kehilangan sarana transportasi utama mereka.

Sepeda motor tersebut merupakan barang bukti dari pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota bersama polsek jajaran. Para korban berasal dari wilayah barat Sungai Brantas, Kabupaten Kediri, yang sebelumnya melaporkan kehilangan kendaraan di sejumlah lokasi berbeda.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menegaskan, pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami langsung menyerahkan unit sepeda motor kepada masing-masing pemiliknya yang sebelumnya melaporkan kehilangan. Ini merupakan hasil dari pengungkapan kasus curanmor yang kami tangani,” kata AKP Cipto.

Menurut dia, selain mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang dicuri. Seluruh kendaraan kemudian melalui proses administrasi dan verifikasi sebelum dikembalikan kepada pemilik yang sah.

AKP Cipto memastikan, seluruh proses mulai dari laporan kehilangan, penyelidikan, hingga pengembalian kendaraan tidak dipungut biaya apa pun.

“Tidak ada biaya sama sekali. Semua gratis. Alhamdulillah, sepeda motor ini bisa kembali digunakan pemiliknya untuk beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembalian barang bukti kepada korban menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi hak-hak masyarakat. Pihaknya berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.

Di sisi lain, AKP Cipto juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan, terutama saat memarkirkan motor di area terbuka atau minim pengawasan.

“Kami mengimbau warga untuk selalu mengunci ganda kendaraannya dan tidak teledor. Selain itu, kami berharap semakin banyak CCTV terpasang di titik-titik rawan atau blind spot di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Ini sangat membantu dalam pencegahan dan pengungkapan kejahatan,” tuturnya.

Sementara itu, Sri, salah satu korban pencurian asal Desa/Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya ketika menerima kembali sepeda motornya. Kendaraan tersebut selama ini menjadi sarana utama untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Terima kasih, Pak Polisi. Akhirnya motor saya bisa kembali. Saya sempat pasrah, tapi ternyata masih ada harapan,” ucapnya.

Raut bahagia juga terlihat dari korban lain yang hadir. Mereka mengaku sempat kesulitan beraktivitas sejak kehilangan kendaraan, mulai dari bekerja hingga mengurus keperluan keluarga.

Pengembalian sepeda motor ini sekaligus menegaskan keseriusan Polres Kediri Kota dalam memberantas kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Upaya penegakan hukum yang diiringi dengan pelayanan humanis diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Polres Kediri Kota Siagakan Personel Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas saat May Day

Published

on

Kediriselaludihati — Polres Kediri Kota menggelar Apel Siaga dalam rangka pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum peringatan Hari Buruh.

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan diikuti Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., para pejabat utama (PJU), serta personel yang tergabung dalam Ton Siaga.

Dalam arahannya, Kapolres Kediri Kota menekankan pentingnya kesiapan personel menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi selama peringatan May Day. Meski pusat kegiatan perayaan Hari Buruh tahun ini dipusatkan di kawasan Monas, Jakarta, jajaran kewilayahan diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Pagi ini kita patut bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan Apel Siaga Hari Buruh Nasional. Kita harus mengantisipasi adanya perayaan yang berlebihan maupun potensi aksi unjuk rasa atau penyampaian pendapat di muka umum,” ujar AKBP Dr. Anggi dalam amanatnya.

Ia juga menginstruksikan jajaran pengawas internal untuk memastikan kesiapan personel di lapangan. Wakapolres bersama Kasi Propam diminta melakukan pengecekan terhadap delapan peleton yang telah disiagakan guna memastikan kehadiran dan kesiapan anggota.

Menurut Kapolres, disiplin dan kesiapan personel menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada momen yang berpotensi menghadirkan konsentrasi massa maupun aktivitas publik dalam jumlah besar.

Apabila ditemukan anggota yang tidak hadir tanpa keterangan, pimpinan meminta agar segera dilakukan pelaporan dan penelusuran guna memastikan kondisi personel tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan intelijen, hingga Jumat pagi belum terdapat agenda kegiatan maupun pergerakan massa buruh di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Kendati demikian, langkah antisipasi tetap dilakukan sebagai bagian dari standar pengamanan untuk menghadapi dinamika situasi yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Kehadiran personel siaga juga disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya aktivitas masyarakat dalam bentuk konvoi, perayaan spontan, maupun penyampaian aspirasi di ruang publik.

Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif selama peringatan Hari Buruh.

Hingga apel siaga berakhir, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan situasi wilayah Kota Kediri terpantau aman serta terkendali. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Satlantas Polres Kediri Kota Bantu Pengendara Alami Pecah Ban, Anak Diantar ke Sekolah

Published

on

Kediriselaludihati – Personel Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota membantu seorang pengendara mobil yang mengalami kendala pecah ban saat melintas di Jalan PB Sudirman, Kota Kediri, Kamis (30/4/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat anggota Unit Turjawali tengah melaksanakan patroli rutin pagi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan pengguna jalan di kawasan pusat Kota Kediri.

Petugas yang bertugas saat itu, Aiptu Agung Broto, mendapati sebuah mobil berhenti di tepi jalan. Posisi kendaraan yang berhenti cukup menarik perhatian karena berada di jam sibuk ketika aktivitas masyarakat menuju kantor dan sekolah sedang meningkat.

Saat dihampiri, petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap kendaraan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan ban belakang sebelah kiri kendaraan mengalami pecah ban sehingga pengemudi tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Pengendara diketahui merupakan seorang ibu yang sedang melakukan perjalanan dari wilayah Bandar menuju Kota Kediri. Selain hendak berangkat kerja, ia juga sedang mengantar putrinya ke sekolah.

Kondisi tersebut membuat pengendara berada dalam situasi mendesak karena waktu masuk sekolah sudah dekat, sementara kendaraan belum dapat digunakan.

Melihat kondisi itu, personel Satlantas segera mengambil langkah cepat. Putri pengendara kemudian dibantu diantar menuju sekolah oleh Bripda Tegar menggunakan sepeda motor dinas agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar tepat waktu.

Sementara itu, Aiptu Agung Broto bersama personel lainnya membantu proses penggantian ban kendaraan menggunakan ban serep yang tersedia di mobil.

Proses penggantian berlangsung lancar dan tidak memerlukan waktu lama. Setelah kendaraan kembali dalam kondisi aman digunakan, pengendara dapat melanjutkan perjalanan.

Tidak lama berselang, suami pengendara juga tiba di lokasi setelah sebelumnya dihubungi melalui telepon untuk memberikan pendampingan lebih lanjut.

Pengendara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan cepat yang diberikan jajaran Satlantas Polres Kediri Kota.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan kehadiran polisi lalu lintas di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan arus kendaraan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan di jalan.

“Patroli rutin pagi merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya untuk memastikan aktivitas warga berjalan aman, tertib, dan lancar. Apabila ditemukan masyarakat yang mengalami kendala di jalan, anggota kami diinstruksikan untuk memberikan bantuan secara cepat,” ujar AKP Yudho.

Ia menambahkan, kehadiran personel di titik-titik rawan kemacetan maupun lokasi aktivitas masyarakat diharapkan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.

Kegiatan patroli pagi rutin dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota di sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan sekolah, perkantoran, pasar, dan pusat keramaian, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap dapat meminimalkan gangguan lalu lintas sekaligus membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun situasi darurat saat berkendara. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres Kediri Kota Ajak Kolaborasi Lintas Organisasi Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum setempat, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Kediri Kota sejak pukul 09.00 hingga 09.30 WIB itu diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur organisasi masyarakat, bela diri, hingga relawan keamanan.

Apel dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim dan dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Kodim 0809 Kediri.

Sejumlah organisasi masyarakat yang hadir antara lain IPSI Kota Kediri, Linmas Kota Kediri, GP Ansor Kota Kediri, Pamter, RAPI, MPC Pemuda Pancasila, SIKAP Ponpes Kedunglo, Garda Kota Kediri, dan Senkom Kediri. Masing-masing mengirimkan perwakilan dalam formasi pleton untuk mengikuti apel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan, kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, hingga pembacaan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh Ketua IPSI Kota Kediri Drs Siswanto.

Dalam ikrar tersebut, elemen masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap program Sabuk Kamtibmas Kota Kediri, berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban bersama Polri, menolak aksi anarkis, serta siap melindungi fasilitas publik, kantor pemerintahan, dan objek vital lainnya.

Kapolres Kediri Kota dalam amanatnya menegaskan bahwa apel besar tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata penguatan sistem keamanan berbasis kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

“Apel besar Sabuk Kamtibmas hari ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi komitmen bersama untuk menjaga Kota Kediri tetap aman, tertib, dan kondusif melalui sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Dr.Anggi.

Ia menambahkan, Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, sekaligus benteng kolektif menghadapi potensi konflik sosial.

Menurut Anggi, tantangan keamanan ke depan semakin kompleks, mulai dari potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, hingga krisis sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utama menjaga harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat,” katanya.

Kapolres juga mengajak seluruh organisasi yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas untuk memperkuat deteksi dini di lingkungan masing-masing, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis aparat keamanan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan damai demi mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tanpa stabilitas keamanan, investasi akan terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terancam,” tutur Anggi.

Usai amanat pimpinan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, penandatanganan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh perwakilan peserta, serta foto bersama.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Polres Kediri Kota membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi lintas organisasi dinilai menjadi modal penting dalam menjaga harmoni sosial dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa gangguan berarti. Apel besar ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page