Connect with us

Peristiwa

Ratusan Polisi Polres Kediri Kota Lakukan Pengaman di TPS, Kapolres Kediri Kota Lakukan Pemeriksaan

Published

on

Kediriselaludihati – – Kegiatan Seremonial pemberangkatan pendistribusian logistik berupa kotak suara beserta isi dari gudang logistik KPU Kota Kediri ke PPS se-Kota Kediri dilaksanakan pada Selasa tanggal 13 Februari 2024 pukul 08.30 Wib –  pukul 09.30 Wib.

Pendistribusian logistik berupa kotak suara beserta isi dari Gudang Logistik KPU Kota Kediri Jl. Teuku Umar no. 40 Kota Kediri ke PPS se-Kota Kediri. Kegiatan dihadiri  Pj. Walikota Kediri, Dr. Ir. Zanariah, M.Si, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priyaji, S.H, S.Ik, M.Si,  Dandim 0809 Kediri diwakili Danramil Mojoroto Lettu Inf Bibit , Ketua PN Kota Kediri, Maulia Martwenty Ine, S.H, M.H. Kejaksaan Kota Kediri diwakili Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Bpk Novan Sofyan, SH., MH. 

Ketua KPU Kota Kediri, Dra. Pusporini Endah Palupi ,  Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugroho Komisioner dan staf KPU Kota KediriKomisioner dan staf Bawaslu Kota Kediri . Admin Logistik KPU Kota Kediri Sdr Feri dan staf KPU Kota Kediri  , PPK Kec Kota, Pesantren dan Mojoroto.  Panwascam Kota, Pesantren dan Mojoroto.  Unit Politik Sat Intel Polres Kediri Kota, Unit Intel Kodim dan Den Intel Korem.

Dalam kegiatan ini an Ketua KPU Dra. Pusporini Endah Palup menyampaikan tahap demi tahap sudah dilaksanakan, terakhir tanggal 12 Februari 2024 KPU Kota Kediri sudah menyampaikan bilik suara KPPS sejumlah 4.324

“Pada hari ini puncak distribusi logistik yang akan kita salurkan di PPS sejumlah 4.280 kotak suara dan logistik yang berada di luar kotak suara. Distribusi yang kita laksanakan hari ini langsung menuju PPS dan malam hari nanti logistik berupa bilik suara dan logistik di luar kotak suara ke TPS yang ada di PPS dan pada pagi hari sebelum pukul 07.00 WIB PPS akan mendistribusikan logistik berupa kotak suara dan isinya ke TPS yang ada diwilayahnya,” kata Pusporini Endah.

Ditambahkan, KPU mohon dukungan dan doa kepada seluruh elemen yang ada di kota Kediri agar pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Kediri bisa dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada korban selama pelaksanaan pemungutan suara

Sambutan PJ Walikota Pj. Walikota Kediri, Dr. Ir. Zanariah, M.Si  menyampaikan puji syukur kepada Allah SWT kita bisa melaksanakan acara seremonial pendistribusian logistik Pemilu 2024, semoga acara ini dapat berjalan lancar hingga usai

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada KPU Kota Kediri dan jajaran hingga tingkat PPS serta Bawaslu Kota Kediri dan seluruh elemen yang turut bekerja sama untuk lancarnya pemungutan suara Pemilu 2024 . Saya meminta kepada jajaran pengamanan TNI/Polri untuk turut serta mengawasi dan mengamankan selama proses pendistribusian agar selama pemungutan suara dapat berjalan dengan lancar. Kepada rekan-rekan PPS agar mendistribusikan logistik tepat waktu dengan profesional dan standar operasional yang berlaku. Saya tekankan kepada seluruh petugas agar menjunjung tinggi netralitas, profesionalitas serta tetap jaga kesehatan selama menjalankan tugas,” kata Dr.Ir Zanariyah

Adapun Pendistribusian Logistik berupa kotak suara beserta isi :

1. Wilayah Kecamatan Mojoroto (361 TPS dan 14 PPS) jumlah 1.805 Kotak Suara 

2. Wilayah Kecamatan Kota (247 TPS dan 17 PPS) jumlah 1.235 Kotak Suara

3. Wilayah Kecamatan Pesantren (248 TPS dan 15 PPS) jumlah 1.240 Kotak Suara

Didalam kotak suara berisi surat suara, tinta, alat coblos, segel, sampul kertas, tanda pengenal KPPS dan saksi, ballpoint, kabelties/gembok, kantong plastik, spidol, formulir, stiker nomor kotak suara, Salinan DPT, salinan DPTb, daftar nama calon 

Seperti diketahui pendistribusian logistik pemilu 2024 kotak suara dari PPS ke TPS dilaksanakan besok pagi sebelum pukul 07.00 wib sedangkan untuk bilik suara dilaksanakan mulai nanti malam. 

Sebelumnya pada Selasa pagi (13/2) AKBP Bramastyo Priaji , Kapolres Kediri Kota melakukan pemeriksaan kelengkapan pengamanan di sejumlah TPS di wilayah hukum Polres Kediri Kota (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Wakapolres Kediri Kota Hadiri Pembukaan SYIAR 2026, Polri Dukung Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Syariah dan UMKM Halal

Published

on

Kediriselaludihati.com – Penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Mataraman terus didorong melalui gelaran Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang resmi dibuka di Kota Kediri, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 6 September 2026 tersebut menghadirkan berbagai agenda pengembangan ekonomi halal, pemberdayaan UMKM, literasi keuangan syariah, hingga transformasi digital.

Dalam kegiatan pembukaan yang digelar di Balai Kota Kediri tersebut, hadir Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama berbagai unsur pemerintah, lembaga keuangan, tokoh agama, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

Mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polres Kediri Kota terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Kediri.

Pembukaan SYIAR 2026 ditandai dengan pemukulan kendang reog oleh Wali Kota Kediri, Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal, Wakil Direktur Eksekutif I KDEKS Provinsi Jawa Timur Abdul Mongid, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Wilayah Mataraman Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, SYIAR 2026 menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kegiatan SYIAR menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi syariah yang tidak hanya berbicara tentang sektor keuangan, tetapi juga menyangkut pertumbuhan usaha masyarakat, peningkatan kualitas produk lokal, serta pemberdayaan pesantren sebagai pusat ekonomi.

“Ekonomi syariah bukan hanya tentang sektor keuangan. Ini juga bagaimana usaha masyarakat dapat tumbuh, produk lokal naik kelas, pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, serta masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah, aman, dan inklusif,” ujar Vinanda.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri yang konsisten menghadirkan kegiatan yang mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, penguatan ekosistem halal di Kota Kediri terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) per 2 September 2026, sebanyak 26.705 produk Kota Kediri telah memiliki sertifikat halal.

“Ini menunjukkan bahwa ekosistem halal di Kota Kediri terus bergerak. Ribuan pelaku usaha terus berbenah meningkatkan kualitas produk dan memberikan jaminan kepada konsumen,” katanya.

Vinanda juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi halal membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari produksi, pembiayaan, sertifikasi, distribusi hingga pemasaran.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama ekosistem halal di Kota Kediri sebagai bentuk keseriusan membangun kawasan halal yang terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal mengatakan, SYIAR 2026 merupakan bagian dari perjalanan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam pengembangan ekonomi syariah, yakni penguatan rantai nilai halal, pengembangan keuangan syariah, serta peningkatan literasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

“Potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sangat besar. Karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Rifki.

Kegiatan SYIAR 2026 juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui berbagai agenda, seperti pameran produk UMKM Mataraman, tenan kuliner dan kopi, halal center, talk show, kompetisi ekonomi syariah, gerakan pangan murah, hingga sosialisasi QRIS.

Selain Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Kepala KPwBI Kediri Yayat Cadarajat, perwakilan Forkopimda, jajaran OJK, Kementerian Agama, pimpinan pondok pesantren, perguruan tinggi, perbankan syariah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama membangun iklim ekonomi yang produktif, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kediri serta wilayah Mataraman. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Banaran Kediri Hadir Lewat Dialog Warga, Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Keamanan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang warga. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kedekatan sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, pada Jumat (4/9/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran Aipda Karji, S.H. melaksanakan sambang dialogis dengan warga di Warung Kopi Protelon Bu Lilik, RT 07 RW 03, Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dalam pertemuan tersebut, polisi berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai informasi dan kondisi yang berkembang di lingkungan sekitar.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan sambang menjadi salah satu cara kepolisian untuk menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi warga.

“Bhabinkamtibmas harus selalu dekat dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama,” ujar Kompol Siswandi.

Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat.

“Kami mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian antar tetangga, dan segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Karji juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga hubungan sosial yang harmonis serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman.

Pendekatan dialogis melalui sambang warga menjadi bagian dari peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat di tingkat kelurahan.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Polsek Pesantren berharap komunikasi antara polisi dan warga semakin kuat sehingga upaya menjaga keamanan lingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Turun ke Lingkungan Warga, Dorong Kepedulian Bersama terhadap Infrastruktur Dasar Desa di Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, bersama unsur tiga pilar dan masyarakat melakukan pengecekan saluran air minum di Dusun Tumpak Ampel, Desa Blimbing, Kabupaten Kediri, pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas dasar masyarakat, khususnya ketersediaan dan kelancaran distribusi air minum bagi warga.

Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Aiptu Darsono bersama tiga pilar desa turun langsung melihat kondisi saluran air sekaligus berkoordinasi dengan warga terkait kebutuhan maupun kendala yang ditemukan di lapangan.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari peran kepolisian untuk memperkuat komunikasi dan membantu menciptakan pelayanan yang lebih dekat dengan warga.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak kepolisian di tingkat desa. Kehadirannya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujar Iptu Mahmud.

Menurutnya, fasilitas dasar seperti saluran air minum memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pemeliharaan bersama.

“Kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun bersama. Dengan komunikasi yang baik antara warga, pemerintah desa, dan aparat, berbagai persoalan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dilibatkan untuk memberikan informasi mengenai kondisi saluran air minum di wilayahnya.

Melalui sinergi tiga pilar dan partisipasi warga, Polsek Mojo berharap berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dapat terus mendapat perhatian, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page