Connect with us

Uncategorized

Ribuan Paket Sembako dari Kapolri Disebar ke Masyarakat di Slum Area Jaksel

Published

on

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus melakukan kegiatan pembagian bantuan sosial (bansos) dari Kapolri ke masyarakat. Pembagian bansos kali ini dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2023).

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pada hari ini sebanyak 2 ribu paket sembako dibagikan ke seluruh jajaran Polres Jakarta Selatan, yang nantinya didistribusikan ke masyarakat.

“Nanti didistribusikan lagi sesuai dari arahan pak Kapolres kepada seluruh Polsek dan nanti langsung diserahkan ke slum area artinya kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” ujar Dedi di Mapolres Jakarta Selatan.

Dedi menuturkan, pendistribusian bansos dan paket sembako ini merupakan perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Beberapa tempat sudah didistribusikan bansos dari Kapolri seperti di wilayah Polda Metro Jaya ada 7.500 paket sembako dibagikan. Kemudian di Jawa Timur ada 50 ton diserahkan ke masyarakat dan kaum disabilitas. Lalu di Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dibagikan 5 ribu paket sembako.

“Pak Kapolri juga komitmen bahwa kami diperintahkan setiap saat mendistribusikan bantuan sosial kepada masyarakat khususnya di bulan Ramadan,” ujarnya.

Dedi pun berharap semoga bantuan sembako dari Kapolri minimal bisa meringankan beban masyarakat. “Bantuan ini akan terus dilakukan. Para Kapolda dan Kapolres diminta Kapolri juga mendistribusikan bantuan sosial terutama di bulan ramadan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga yang menerima bansos bernama Dedi menyampaikan terima kasihnya kepada Polri dan khususnya kepada Kapolri. Menurutnya, bansos yang diberikan sangat membantu.

“Ini sangat membantu sekali untuk masyarakat. Apalagi pada saat bulan ramadan semuanya (bahan pokok) pada naik. Jadi ini bermanfaat sekali,” katanya.

Warga Jagakarsa Jakarta Selatan ini pun berharap bansos yang diberikan Polri terus berlanjut, bahkan hingga hari raya Idul Fitri nanti. “Jadi kita harapkan kelanjutannya ada menjelang Idul Fitri. Mudah-mudahan Kepolisian Republik Indonesia jaya selalu,” katanya.

Continue Reading

Peristiwa

Sempat Mondar-mandir di Tepi Jalan, Aksi Nekat Terekam CCTV

Published

on

Kediriselaludihati.com — Peristiwa tragis terjadi di ruas jalan depan SMP Negeri 1 Mojo, Kabupaten Kediri, Kamis siang (23/6/2026). Seorang pria bernama Asif Muhammad Bilqiya (29), warga Dusun Tempursari, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, meninggal dunia setelah diduga nekat masuk ke kolong truk tangki Pertamina yang tengah melintas.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban diduga mengalami depresi sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

“Korban ini diketahui tengah mengalami depresi. Biasanya selalu dalam pengawasan keluarga, namun saat kejadian sedang tidak terpantau,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, truk tangki melaju pelan dari arah utara. Saat itu, korban terlihat berjalan dari arah barat mendekati kendaraan. Tanpa diduga, korban langsung masuk ke kolong truk hingga akhirnya terlindas ban belakang sisi kanan.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal dunia di lokasi. Sopir truk, Kusmianto (47), warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, langsung menghentikan kendaraan setelah mengetahui insiden tersebut.

Petugas dari Satlantas Polres Kediri Kota segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut keterangan kepolisian, korban diketahui mengalami tekanan psikologis sejak ibunya meninggal dunia pada 2023 lalu. Ia sempat bekerja di wilayah Mojoroto, namun kondisi mentalnya membuat aktivitasnya terganggu.

“Bukan karena masalah keluarga, namun lebih pada kondisi depresi yang dialami korban,” tambah Kapolsek.

Sejumlah saksi di lokasi juga menyebut korban tampak linglung sejak pagi. Ia terlihat duduk di sekitar lokasi kejadian dan beberapa kali mondar-mandir di tepi jalan, bahkan sempat menghampiri kendaraan yang melintas.

Peristiwa ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur Kediri–Tulungagung melalui Mojo. Selain karena lokasi kejadian berada di jalur padat, insiden juga terjadi bertepatan dengan jam pulang sekolah.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar. Jika menemukan individu dengan kondisi serupa, diharapkan segera mendapatkan pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Kawal Program Sertifikasi Tanah Tahun 2026 di Sidomulyo Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya memperkuat pelayanan pertanahan kepada masyarakat terus didorong melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, kegiatan pembekalan dan pembagian tugas bagi calon panitia PTSL digelar di Balai Desa setempat, pada Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri unsur pemerintah desa, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, serta Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar desa. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini bertujuan memastikan proses berjalan aman, tertib, sekaligus memberikan dukungan terhadap program strategis pemerintah.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo, Bripka Adhityatama Kurniawan, turut aktif mendampingi jalannya kegiatan bersama unsur tiga pilar. Ia memastikan seluruh rangkaian berlangsung kondusif serta memberikan imbauan kamtibmas kepada peserta yang hadir.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari BPN Kabupaten Kediri memberikan pembekalan teknis kepada calon panitia PTSL, termasuk mekanisme pendataan, verifikasi berkas, hingga pembagian tugas di lapangan. Hadir pula perwakilan BPN, yakni Waka Fisik Ibu Ulayyah dan Waka Yuridis Ibu Ashfia Devi, yang memberikan arahan langsung kepada peserta.

Kepala Desa Sidomulyo, Damam Hidayat, bersama perangkat desa dan panitia pelaksana PTSL juga menegaskan komitmen untuk menyukseskan program tersebut agar seluruh masyarakat dapat memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

Ps. Kapolsek Semen Iptu Bambang Heri Muljono, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di tengah masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan aman dan tertib, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperlancar pelaksanaan PTSL serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sidomulyo. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Keceriaan POLSANAK di Taman Lalu Lintas Tempurejo Kediri, Tanamkan Disiplin dan Keselamatan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Suasana ceria tampak di Taman Lalu Lintas Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Kamis pagi (23/4/2026). Puluhan siswa PAUD dan TK dari Yayasan Pendidikan LISA antusias mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) yang digelar Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota.

Sejak pukul 08.00 WIB, anak-anak diajak belajar sambil bermain mengenal dunia lalu lintas. Mereka dikenalkan rambu-rambu jalan, arti lampu APILL, hingga cara menyeberang yang benar. Dengan pendekatan yang ringan dan interaktif, para petugas membuat materi mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota juga memperkenalkan profesi kepolisian sebagai sahabat masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Suasana hangat terbangun saat para siswa diajak berinteraksi langsung, bahkan mencoba simulasi sederhana berlalu lintas di area taman.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menegaskan bahwa edukasi sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas.

“Anak-anak adalah generasi masa depan. Jika sejak kecil sudah dikenalkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas, maka ke depan akan terbentuk karakter yang lebih tertib dan peduli,” ujarnya.

Ia menambahkan, program POLSANAK bukan sekadar kegiatan edukasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat sejak usia dini.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak menikmati setiap sesi pembelajaran, sementara para guru mengapresiasi metode edukasi yang dikemas secara menyenangkan.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berharap nilai-nilai keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page