Connect with us

Uncategorized

Satgas Pangan Polda Jatim, Bersama Menteri Perdagangan Pantau Harga dan Stok Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo

Published

on

Polres Kediri Kota ,- Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Selasa (20/4/2021) pagi, bersama dengan Forkopimda Jatim dan Forkopimda Surabaya. Memantau stok dan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Tradisional Wonokromo, Surabaya.

Hal ini dilakukan sebagai langka antisipasi terjadinya kelonjakan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran selama bulan suci ramadhan. Dan menyambut Idul Fitri 1422 H.

Selain dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim dan Wali Kota Surabaya, dalam kegiatan tersebut juga hadir, Menteri Perdagangan (Moh. Luthfi), Sekjen Kemendag (Suhanto), Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (Syailendra), Dirjen Perlindungan Konsumen dan  Tertib   Niaga ( Very Anggrijono), Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (Kasan), Dirreskrimsus Polda Jawa Timur (Kombes Pol Farman), Kepala Disperindag Provinsi Jawa Timur ( Darajat Irawan), Wakil Pimpinan Perum Bulog wilayah Jawa Timur, Ketua KPPU Jawa Timur (Dendy).

Setelah dilakukan peninjauan secara langsung, Menteri Perdagangan menyebutkan, bahwa harga kebutuhan bahan pokok di Jawa Timur masih terbilang stabil jika dibandingkan dengan daerah lain.

“Selain harga masih stabil, stok kebutuhan bahan pokok seperti di pasar wonokromo masih aman sampai lebaran nanti,” jelas Moh. Luthfi, Menteri Perdagangan usai melakukan peninjauan, Selasa (20/4/2021) pagi.

Berikut Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Wonokromo Surabaya;
 

  1. Harga Cabe Rawit
        Rp. 50.000/kg
  2. Harga Cabe Merah Besar
        Rp. 40.000.-/Kg.
       
  3. Harga Cabe rawit hijau
        Rp. 25.000/kg
  4. Harga Bawang merah
        Rp. 32.000/kg.
  5. Bawang Putih
        Rp. 23.000/kg
  6. Daging Ayam
        Rp. 38.000/kg
  7. Daging Sapi
        Rp. 110.000/kg
  8. Telur Ayam Boiler
        Rp. 24.000/kg
  9. Gula
        Rp. 12.000/kg
  10. Minyak Goreng Curah
          Rp. 14.000/kg
Continue Reading

Uncategorized

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Published

on

Jakarta – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026), personel masih bersiaga dan melanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama untuk menyelamatkan warga dan menjangkau kawasan yang tergenang banjir.“Polri mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kawasan terdampak menuju tempat yang lebih aman,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).Sebanyak 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dipimpin Dansatbrimob Polda Sumbar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik. Personel dibagi menjadi tiga tim yang ditempatkan di Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah; Dadok Tunggul Hitam; serta Guo Kuranji, Kota Padang.Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, petugas telah mengevakuasi sekitar 300 warga dari Perumahan Lumin Park. Sementara itu, di kawasan Guo Kuranji, personel juga melakukan evakuasi terhadap 30 warga dari wilayah terdampak. Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk memastikan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan dapat segera memperoleh pertolongan.Untuk mendukung proses penyelamatan, Satbrimob Polda Sumbar mengerahkan berbagai peralatan SAR, di antaranya perahu karet, mesin tempel, pelampung, helm SAR, tali karmantel, karabiner, katrol, serta body harness. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang keselamatan personel dan membantu proses evakuasi di kawasan yang terdampak genangan.Selain peralatan penyelamatan, Polri juga mengoperasikan kendaraan pendukung berupa truk angkut personel, bus, kendaraan khusus SAR, serta kendaraan operasional lainnya. Dukungan tersebut digunakan untuk mobilisasi personel, membawa perlengkapan, dan menunjang pelaksanaan tugas di sejumlah titik banjir.Di Perumahan Lumin Park, yang menjadi salah satu lokasi penanganan utama, personel mendirikan posko SAR di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Sementara itu, tim yang bertugas di Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji disiagakan untuk membantu penanganan sesuai kondisi di lapangan.Trunoyudo menegaskan, Polri akan terus mengoptimalkan upaya pertolongan dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam menghadapi dampak banjir. Selain evakuasi, pemantauan kondisi wilayah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana.“Personel di lapangan terus melaksanakan tugas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengikuti arahan petugas, dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal membahayakan,” tutupnya.Hingga Minggu (11/10/2026), personel Satbrimob Polda Sumbar masih melanjutkan kegiatan evakuasi dan penanganan warga terdampak banjir di wilayah hukum Polresta Padang.

Continue Reading

Peristiwa

Polisi dan TNI Amankan Pentas Jaranan Cilik Rogo SP di Desa Kerep Kediri, Warga Diimbau Waspada Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pertunjukan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, memeriahkan acara syukuran ulang tahun ketiga pernikahan pasangan Paryo dan Fatma di Dusun Balongasem, Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah Sutopo, RT 01 RW 03, tersebut mendapat pengamanan dari personel Polsek Tarokan, TNI, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas). Selain menjaga ketertiban pertunjukan, petugas menyampaikan imbauan keamanan kepada warga di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan delapan personel gabungan, terdiri atas dua anggota Polri, dua anggota TNI, dan empat petugas Linmas.

Wakapolsek Tarokan Iptu Ali Susilo bersama Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin turun langsung melakukan pengamanan sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat yang menghadiri kegiatan.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan pertunjukan kesenian tradisional dan kegiatan masyarakat berlangsung tertib.

“Kami melaksanakan pengamanan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dalam rangka tasyakuran ulang tahun ketiga pernikahan warga di Dusun Balongasem, Desa Kerep. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga keamanan lingkungan,” kata Iptu Priyo, Minggu.

Menurut Priyo, kehadiran petugas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pengamanan tidak hanya dilakukan untuk menjaga kelancaran acara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat.

“Apabila ada permasalahan, segera hubungi Polsek Tarokan atau Bhabinkamtibmas,” kata Priyo.

Pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro menjadi bagian dari rangkaian syukuran keluarga yang diselenggarakan Paryo dan Fatma untuk memperingati tiga tahun pernikahan mereka.

Kelompok kesenian tersebut berasal dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Kehadiran kelompok jaranan dari wilayah lain di Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih menjadi salah satu pilihan hiburan dalam kegiatan sosial dan hajatan masyarakat.

Jaranan merupakan salah satu kesenian pertunjukan yang berkembang di Kediri dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Kesenian ini dikenal melalui penggunaan properti kuda kepang, iringan musik tradisional, serta gerak tari yang menjadi ciri khas pertunjukannya.

Dalam perkembangannya, jaranan juga melibatkan kelompok penari anak-anak atau jaranan cilik yang menjadi bagian dari proses pengenalan kesenian kepada generasi muda.

Pementasan dalam acara hajatan keluarga menjadi salah satu ruang bagi kelompok kesenian untuk tampil sekaligus mempertahankan keberadaan seni pertunjukan tradisional di tengah masyarakat.

Meski demikian, kegiatan yang menghadirkan pertunjukan dan warga dari berbagai lingkungan tetap membutuhkan perhatian terhadap keamanan serta ketertiban.

Karena itu, Polsek Tarokan bersama unsur TNI dan Linmas menempatkan personel pengamanan di lokasi acara.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertepatan dengan hari kedua Operasi Sikat Semeru 2026 yang berlangsung pada 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi kepolisian ini diarahkan untuk menanggulangi tindak kriminalitas yang menjadi sasaran operasi, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Selain penegakan hukum, upaya pencegahan melalui patroli, pengawasan kegiatan masyarakat, serta penyampaian imbauan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dalam konteks tersebut, pengamanan pertunjukan jaranan cilik di Desa Kerep menjadi salah satu kegiatan kepolisian yang sejalan dengan upaya pencegahan gangguan keamanan selama periode operasi.

Namun, laporan Polsek Tarokan tidak menyebutkan bahwa pengamanan pertunjukan tersebut merupakan penugasan khusus dalam struktur Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan itu merupakan pengamanan masyarakat yang sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi tindak kriminalitas.

Salah satu perhatian dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang adalah keamanan kendaraan dan barang pribadi.

Masyarakat diimbau memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor maupun tindak kriminalitas lainnya.

Selain itu, warga diharapkan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban kegiatan.

Penyampaian informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat.

Dalam pelaksanaan pengamanan di Dusun Balongasem, koordinasi antara Polri, TNI, dan Linmas menjadi bagian dari upaya menjaga kegiatan masyarakat agar berjalan tertib.

Keterlibatan Linmas juga memperlihatkan peran unsur keamanan lingkungan dalam mendukung pengamanan acara di tingkat desa.

Sementara itu, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo menyampaikan bahwa pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.

“Kegiatan berjalan lancar dan tetap dalam keadaan aman,” kata Priyo.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan jumlah penonton yang hadir maupun adanya tindak kriminalitas, penangkapan tersangka, atau penindakan pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan pertunjukan jaranan cilik tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat pesan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengajian IKADI di Masjid Baiturrahman Kediri Bahas Makna Kebahagiaan, Polisi Ingatkan Keamanan Parkir

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sekitar 100 jamaah mengikuti pengajian Ahad pagi yang diselenggarakan oleh Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) di Masjid Baiturrahman, Jalan Mayor Bismo Nomor 23, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota, yang juga mengingatkan panitia mengenai ketertiban jamaah dan keamanan kendaraan selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengajian dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dengan mengangkat tema “Semua Ada, Tapi Kenapa Kita Belum Merasa Bahagia?” yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Shofwan Jauhari, Lc., M.E.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua IKADI H. Suparno, seorang purnawirawan TNI, bersama jamaah yang datang untuk mengikuti kajian keagamaan dan mempererat silaturahmi.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan, pihaknya menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi untuk melakukan patroli sambang sekaligus memantau pelaksanaan pengajian.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir melaksanakan sambang dan patroli pemantauan pengajian Ahad pagi IKADI di Masjid Baiturrahman. Kami juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada panitia terkait ketertiban jamaah dan penataan parkir,” kata Kompol Bowo.

Menurut Bowo, perhatian terhadap ketertiban jamaah dan pengaturan kendaraan diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas keagamaan yang menghadirkan banyak peserta.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi pengajian.

Kegiatan berlangsung pada hari kedua Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi tersebut difokuskan pada penanganan tindak kriminalitas yang menjadi sasaran kepolisian, antara lain pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Dalam konteks pelaksanaan operasi, pengamanan kendaraan di lokasi kegiatan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

Kawasan parkir yang digunakan banyak kendaraan dalam waktu bersamaan memerlukan pengawasan dan penataan agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban maupun membuka peluang terjadinya pencurian.

Karena itu, Bhabinkamtibmas memberikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada panitia pengajian, khususnya mengenai pengaturan jamaah dan penataan kendaraan.

Pengawasan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat yang dilakukan kepolisian melalui pendekatan preventif dan preemtif.

Meski demikian, laporan Polsek Kediri Kota tidak menyebutkan bahwa pengamanan pengajian tersebut merupakan penugasan khusus dalam Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan patroli sambang itu merupakan tugas rutin Bhabinkamtibmas yang sejalan dengan upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas selama periode operasi.

Sementara itu, dari sisi kegiatan keagamaan, pengajian IKADI kali ini mengangkat persoalan kebahagiaan manusia di tengah berbagai pencapaian dan kebutuhan hidup yang telah terpenuhi.

Tema “Semua Ada, Tapi Kenapa Kita Belum Merasa Bahagia?” menjadi pokok kajian yang disampaikan Ustadz Shofwan Jauhari kepada jamaah.

Tema tersebut mengajak jamaah merenungkan makna kebahagiaan dalam kehidupan, terutama hubungan antara pemenuhan kebutuhan duniawi dan ketenangan batin.

Meski demikian, laporan kegiatan kepolisian tidak merinci isi ceramah maupun penjelasan khusus yang disampaikan penceramah selama pengajian.

Selain menjadi ruang pembelajaran agama, pengajian Ahad pagi juga merupakan sarana mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut mempertemukan jamaah dalam suasana ibadah dan silaturahmi di lingkungan Masjid Baiturrahman.

Melalui kegiatan keagamaan semacam ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Di sisi lain, kepolisian memanfaatkan kegiatan sambang untuk menjalin komunikasi dengan panitia dan memastikan aktivitas masyarakat berlangsung tertib.

Sejalan dengan pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor.

Pemilik kendaraan disarankan menggunakan kunci pengaman tambahan, tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, serta memarkir kendaraan pada lokasi yang mudah diawasi.

Panitia kegiatan yang menghadirkan banyak peserta juga perlu memperhatikan pengaturan parkir agar kendaraan tertata dan tidak mengganggu akses jalan.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak kriminalitas, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110.

Partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung langkah pencegahan kejahatan selama pelaksanaan operasi.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan pengajian IKADI di Masjid Baiturrahman berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.

“Kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali,” kata Bowo.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan adanya tindak kriminalitas, penangkapan tersangka, ataupun penindakan pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan dan penyampaian pesan kamtibmas kepada panitia pengajian tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Kediri Kota menjaga ketertiban kegiatan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan dan kejahatan lainnya selama Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page