Peristiwa
Tim Patroli Anti Kerusuhan Kapolsek Mojoroto, Bubarkan “Pesar Miras” di Masa Tenang Pemilu 2024
Sejumlah remaja yang sedang nongkrong di bahu jalan diperiksa tim patroli Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota, pada Minggu dini hari 11 Februari 2024. Mereka tertangkap basah mengkonsumsi minuman keras beralkohol jenis arak di bahu jalan, Jalan Bandar Ngalim, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur.
Kapolsek Mojoroto Kompol Muklason yang memimpin anggotanya menggelar patroli anti kerusuhan ( ANGKER ) itu pun langsung melakukan interogasi terhadap mereka, terutama perihal tempat mereka membeli minuman keras tersebut.
Para remaja itu pun mengaku bahwa mereka membeli minuman keras itu secara online, dan oleh penjualnya akan diantar ke lokasi pembeli. Dan para remaja itu juga tak tahu di mana domisili penjual ‘arak’ yang telah ia konsumsi itu.
“ Saya minta kalian bilang dengan jujur, di mana tempat kalian beli minuman keras ini ..???,” tanya Mukhlason kepada para remaja itu.
Meskipun pertanyaan itu telah dilontarkan secara berulang – ulang namun para remaja itu bersikukuh dengan jawaban yang sama, yaitu, mereka melakukan pembelian miras tersebut secara online.
Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan identitas dan penggeledahan badan. Lalu mereka diberikan pembinaan edukatif di tempat, kemudian diperintahkan untuk pulang ke rumah masing – masing.
Kepada Wartawan, di sela- sela kegiatan patroli anti kerusuhan yang dilakukan secara rutin tiap dini hari hingga pagi itu, mengatakan, kegiatan tersebut untuk langkah antisipasi balap liar, konvoi yang dilakukan geng motor maupun oknum pesilat, premanisme di jalan raya, dan untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polsek Mojoroto terutama dalam tahapan Masa Tenang Pemilu 2024
“ Selain patrol anti kerusuhan yang kita lakukan tiap Minggu dini hari. Kita juga melakukan patroli rutin untuk menekan angka kriminal di wilayah kita,” pungkasnya
Inspirasi
Wali Kota dan Kapolres Hadir, AKP Yudho: Momentum Ramadhan Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
Kediriselaludihati – Komunitas motor Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama Polres Kediri Kota menggelar kegiatan bakti sosial dan pembagian takjil kepada masyarakat serta pengendara sepeda motor di Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Selasa (3/3/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut berlangsung di halaman Mako Satlantas Kediri Kota dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri, Kapolres Kediri Kota, serta jajaran Satlantas Polres Kediri Kota.
Bakti sosial dan pembagian takjil ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang bertujuan mempererat sinergi antara komunitas, pemerintah daerah, dan kepolisian, sekaligus menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk berbagi di bulan suci, tetapi juga sebagai wujud kolaborasi positif antara komunitas otomotif dan aparat kepolisian dalam membangun budaya tertib dan peduli sesama.
“Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Sinergi antara komunitas HDCI, pemerintah daerah, dan Polres Kediri Kota diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar AKP Yudho.
Dalam pelaksanaannya, anggota Satlantas bersama perwakilan HDCI membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi. Kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim , S.H, S.IK , M.H bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota turut hadir memberikan apresiasi atas inisiatif kegiatan sosial tersebut. Kehadiran Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H, M.Kn juga menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam menjaga harmoni sosial selama Ramadan.
Selain pembagian takjil, kegiatan juga dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antara komunitas otomotif dan jajaran kepolisian guna memperkuat komunikasi serta komitmen bersama dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
AKP Yudho menegaskan, Satlantas Polres Kediri Kota akan terus mendorong kolaborasi serupa dengan berbagai komunitas sebagai bagian dari pendekatan humanis kepolisian.
“Kami ingin Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat,” pungkasnya. (res/aro)
Peristiwa
Kompol Bowo Wicaksono: Polisi Hadir Jamin Kebebasan Beribadah dan Kamtibmas Kondusif
Kediriselaludihati – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakelan, Aiptu Hendrik Kusuma Dewangga, melaksanakan pemantauan dan pengamanan kegiatan sembahyang perayaan Cap Go Meh Tahun 2577 di Klenteng Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong, Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota, Kediri, Selasa (3/3/2026) petang.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.00 WIB tersebut diikuti sekitar 30 umat yang melaksanakan ibadah secara khidmat. Pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan keagamaan berlangsung.
Aiptu Hendrik bersama anggota lainnya melakukan monitoring langsung di lokasi serta berkoordinasi dengan petugas keamanan internal klenteng, yakni Satpam Nanda dan Fian, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran polisi dalam setiap kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin rasa aman bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama maupun keyakinan.
“Polri hadir untuk memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas Kota Kediri agar tetap kondusif,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada pengurus dan petugas keamanan klenteng agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi gangguan keamanan serta menjaga ketertiban lingkungan sekitar.
Perayaan Cap Go Meh yang menjadi bagian dari rangkaian Tahun Baru Imlek tersebut berlangsung dengan suasana tertib dan penuh kekhusyukan. Hingga kegiatan selesai, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Polsek Kediri Kota menegaskan akan terus melakukan pengamanan pada setiap kegiatan masyarakat, khususnya perayaan keagamaan, sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga Kota Kediri.
“Kami ingin Kota Kediri tetap menjadi kota yang rukun, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkas Kompol Bowo Wicaksono. (res/aro)
Peristiwa
Ratusan Pelajar Teken Ikrar Ramadhan Aman di SMPN 2 Mojo dan SDN 4 Tiron Kediri
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polres Kediri Kota melalui Polsek Mojo dan Polsek Banyakan menggelar deklarasi pencegahan kekerasan di sekolah serta komitmen Ramadhan – Idul Fitri tanpa petasan, pada Selasa (3/3/2026). Kegiatan berlangsung di dua lembaga pendidikan berbeda dengan melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, serta pihak sekolah.
Di Kecamatan Mojo, deklarasi digelar di SMPN 2 Mojo, Desa Kranding. Apel dipimpin Camat Mojo H. Hasan sebagai pembina upacara. Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan diwakili Wakapolsek Iptu Sulistyawan, sementara Danramil Mojo diwakili Peltu Barno. Hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Kranding Aiptu Dendy Kristianto.
Dalam apel tersebut, dibacakan amanat dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah bebas kekerasan serta menghindari penggunaan petasan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Para siswa secara simbolis menandatangani ikrar deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama.
“Deklarasi ini bertujuan membangun kesadaran pelajar agar menjauhi bullying, kekerasan, dan aktivitas berbahaya seperti petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar perwakilan kepolisian di sela kegiatan.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Banyakan, Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso menggelar pembinaan dan apel ikrar bersama siswa di SDN 4 Tiron, Dusun Kaligayam. Kegiatan diikuti kepala sekolah, guru, serta para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai bahaya petasan dan kembang api, serta imbauan terkait pencegahan bullying dan kenakalan remaja. Pendekatan dilakukan secara persuasif agar pesan mudah dipahami siswa sekolah dasar.
Seluruh rangkaian kegiatan di kedua lokasi berlangsung tertib dan lancar. Kepolisian berharap deklarasi ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri.
Langkah preventif ini menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
