Connect with us

Peristiwa

Unit Kamsel Polres Kediri Kota Gelar Rapat Andalalin dan Inspeksi Angkutan Umum untuk Mewujudkan Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pada Rabu, 6 November 2024, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan dua kegiatan penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri.

Kegiatan tersebut meliputi Rakor Pembahasan Dokumen Standar Teknis Andalalin untuk pembangunan Swalayan Koperasi Mekar PT. Gudang Garam, Tbk., serta inspeksi angkutan umum dan pariwisata guna menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum.

Rapat Koordinasi Andalalin Pembangunan Swalayan Koperasi Mekar PT. Gudang Garam, Tbk.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kota Kediri ini membahas berbagai aspek teknis dan manajemen lalu lintas terkait pembangunan Swalayan Koperasi Mekar PT. Gudang Garam di Jl. Brigjenpol Imam Bachri, Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren.

Kegiatan ini melibatkan beberapa instansi, termasuk Dinas PUPR Kota Kediri, DPMPTSP Kota Kediri, Kanit Kamsel dan anggota, serta perwakilan dari Koperasi Karyawan Mekar dan PT. Antasena Tech Karya sebagai tenaga ahli.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menyatakan pentingnya rapat ini sebagai langkah proaktif untuk memastikan pembangunan swalayan dapat berjalan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan swalayan ini membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi maupun kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu, kami tekankan pentingnya manajemen lalu lintas yang baik dan fasilitas yang mendukung keselamatan pengunjung,” ungkap AKP Afandy.

Beberapa poin penting yang dihasilkan dari Rakor ini meliputi:

1.  Mewajibkan Swalayan Koperasi Mekar untuk menyertakan UMKM Kota Kediri dalam jaringan PUSAKA.
2.  Mengajak swalayan memberdayakan warga sekitar melalui kesempatan kerja.
3.  Mendorong optimalisasi akses jalan, termasuk penambahan akses keluar khusus sepeda motor di sisi timur.
4.  Penyediaan akses untuk pemadam kebakaran dan penjemputan penumpang di area internal.
5.  Memastikan keselamatan kerja dan sosialisasi konstruksi kepada masyarakat sekitar.
6.  Larangan memfasilitasi parkir di akses keluar masuk untuk menghindari kemacetan.
7.  Pemasangan Alat Penerangan Jalan dan CCTV untuk keamanan area.

Selain itu, disarankan penambahan sarana prasarana lalu lintas yang sesuai dengan kajian teknis untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan di kawasan swalayan. Diharapkan implementasi dari hasil Rakor ini dapat menciptakan suasana tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kota Kediri.

Inspeksi Angkutan Umum dan Pariwisata di PO Setiawan

Usai Rakor, Unit Kamsel melanjutkan kegiatan inspeksi angkutan umum dan pariwisata di PO Setiawan, Jalan Kilisuci, Kota Kediri, dari pukul 11.00 hingga 13.00 WIB.

Inspeksi ini dipimpin oleh Tim Subdit Kamsel Polda Jatim dan didampingi oleh Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, serta tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kota Kediri.

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan audit, inspeksi, dan sinkronisasi data kendaraan angkutan umum dan pariwisata. Fokus utama adalah memastikan kendaraan umum memenuhi standar keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan.

Dalam inspeksi ini, tim memeriksa kelengkapan teknis kendaraan, kondisi fisik, serta perizinan angkutan yang digunakan untuk transportasi umum dan wisata.

AKP Afandy menegaskan bahwa inspeksi ini penting untuk memastikan semua angkutan umum beroperasi dalam kondisi layak jalan.

“Inspeksi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan umum dan pariwisata. Kami ingin memastikan bahwa semua armada memenuhi standar keselamatan sehingga masyarakat merasa aman dalam setiap perjalanan,” jelasnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam transportasi umum dan pariwisata semakin sadar akan pentingnya mematuhi standar keamanan. Kerja sama antara Polres Kediri Kota, Subdit Kamsel Polda Jatim, dan BPTD diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan terintegrasi, sekaligus menjaga citra positif Kota Kediri sebagai tujuan wisata.

Dua kegiatan yang berlangsung pada hari yang sama ini menunjukkan komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang tertib dan aman. Dengan perhatian khusus pada manajemen lalu lintas swalayan dan inspeksi angkutan umum, Polres Kediri Kota berharap dapat mengurangi potensi risiko kecelakaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam transportasi dan pembangunan fasilitas umum.

Masyarakat diharapkan turut mendukung dengan mematuhi aturan lalu lintas dan ikut menjaga ketertiban. Dengan sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat, keamanan dan ketertiban di Kota Kediri dapat terwujud secara maksimal. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi dan TNI Amankan Pentas Jaranan Cilik Rogo SP di Desa Kerep Kediri, Warga Diimbau Waspada Kejahatan Selama Operasi Sikat Semeru

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pertunjukan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, memeriahkan acara syukuran ulang tahun ketiga pernikahan pasangan Paryo dan Fatma di Dusun Balongasem, Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah Sutopo, RT 01 RW 03, tersebut mendapat pengamanan dari personel Polsek Tarokan, TNI, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas). Selain menjaga ketertiban pertunjukan, petugas menyampaikan imbauan keamanan kepada warga di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengamanan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan delapan personel gabungan, terdiri atas dua anggota Polri, dua anggota TNI, dan empat petugas Linmas.

Wakapolsek Tarokan Iptu Ali Susilo bersama Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin turun langsung melakukan pengamanan sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat yang menghadiri kegiatan.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan pertunjukan kesenian tradisional dan kegiatan masyarakat berlangsung tertib.

“Kami melaksanakan pengamanan kesenian jaranan cilik Rogo Sakti Putro dalam rangka tasyakuran ulang tahun ketiga pernikahan warga di Dusun Balongasem, Desa Kerep. Petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu menjaga keamanan lingkungan,” kata Iptu Priyo, Minggu.

Menurut Priyo, kehadiran petugas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pengamanan tidak hanya dilakukan untuk menjaga kelancaran acara, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kewaspadaan kepada masyarakat.

“Apabila ada permasalahan, segera hubungi Polsek Tarokan atau Bhabinkamtibmas,” kata Priyo.

Pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro menjadi bagian dari rangkaian syukuran keluarga yang diselenggarakan Paryo dan Fatma untuk memperingati tiga tahun pernikahan mereka.

Kelompok kesenian tersebut berasal dari Dusun Kasihan, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Kehadiran kelompok jaranan dari wilayah lain di Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih menjadi salah satu pilihan hiburan dalam kegiatan sosial dan hajatan masyarakat.

Jaranan merupakan salah satu kesenian pertunjukan yang berkembang di Kediri dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Kesenian ini dikenal melalui penggunaan properti kuda kepang, iringan musik tradisional, serta gerak tari yang menjadi ciri khas pertunjukannya.

Dalam perkembangannya, jaranan juga melibatkan kelompok penari anak-anak atau jaranan cilik yang menjadi bagian dari proses pengenalan kesenian kepada generasi muda.

Pementasan dalam acara hajatan keluarga menjadi salah satu ruang bagi kelompok kesenian untuk tampil sekaligus mempertahankan keberadaan seni pertunjukan tradisional di tengah masyarakat.

Meski demikian, kegiatan yang menghadirkan pertunjukan dan warga dari berbagai lingkungan tetap membutuhkan perhatian terhadap keamanan serta ketertiban.

Karena itu, Polsek Tarokan bersama unsur TNI dan Linmas menempatkan personel pengamanan di lokasi acara.

Pelaksanaan kegiatan tersebut bertepatan dengan hari kedua Operasi Sikat Semeru 2026 yang berlangsung pada 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi kepolisian ini diarahkan untuk menanggulangi tindak kriminalitas yang menjadi sasaran operasi, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Selain penegakan hukum, upaya pencegahan melalui patroli, pengawasan kegiatan masyarakat, serta penyampaian imbauan keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas.

Dalam konteks tersebut, pengamanan pertunjukan jaranan cilik di Desa Kerep menjadi salah satu kegiatan kepolisian yang sejalan dengan upaya pencegahan gangguan keamanan selama periode operasi.

Namun, laporan Polsek Tarokan tidak menyebutkan bahwa pengamanan pertunjukan tersebut merupakan penugasan khusus dalam struktur Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan itu merupakan pengamanan masyarakat yang sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi tindak kriminalitas.

Salah satu perhatian dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang adalah keamanan kendaraan dan barang pribadi.

Masyarakat diimbau memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor maupun tindak kriminalitas lainnya.

Selain itu, warga diharapkan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban kegiatan.

Penyampaian informasi kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat.

Dalam pelaksanaan pengamanan di Dusun Balongasem, koordinasi antara Polri, TNI, dan Linmas menjadi bagian dari upaya menjaga kegiatan masyarakat agar berjalan tertib.

Keterlibatan Linmas juga memperlihatkan peran unsur keamanan lingkungan dalam mendukung pengamanan acara di tingkat desa.

Sementara itu, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo menyampaikan bahwa pertunjukan jaranan cilik Rogo Sakti Putro berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.

“Kegiatan berjalan lancar dan tetap dalam keadaan aman,” kata Priyo.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan jumlah penonton yang hadir maupun adanya tindak kriminalitas, penangkapan tersangka, atau penindakan pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan pertunjukan jaranan cilik tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat pesan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengajian IKADI di Masjid Baiturrahman Kediri Bahas Makna Kebahagiaan, Polisi Ingatkan Keamanan Parkir

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sekitar 100 jamaah mengikuti pengajian Ahad pagi yang diselenggarakan oleh Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) di Masjid Baiturrahman, Jalan Mayor Bismo Nomor 23, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Polsek Kediri Kota, Polres Kediri Kota, yang juga mengingatkan panitia mengenai ketertiban jamaah dan keamanan kendaraan selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengajian dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dengan mengangkat tema “Semua Ada, Tapi Kenapa Kita Belum Merasa Bahagia?” yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Shofwan Jauhari, Lc., M.E.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua IKADI H. Suparno, seorang purnawirawan TNI, bersama jamaah yang datang untuk mengikuti kajian keagamaan dan mempererat silaturahmi.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan, pihaknya menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi untuk melakukan patroli sambang sekaligus memantau pelaksanaan pengajian.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir melaksanakan sambang dan patroli pemantauan pengajian Ahad pagi IKADI di Masjid Baiturrahman. Kami juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada panitia terkait ketertiban jamaah dan penataan parkir,” kata Kompol Bowo.

Menurut Bowo, perhatian terhadap ketertiban jamaah dan pengaturan kendaraan diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas keagamaan yang menghadirkan banyak peserta.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi pengajian.

Kegiatan berlangsung pada hari kedua Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi tersebut difokuskan pada penanganan tindak kriminalitas yang menjadi sasaran kepolisian, antara lain pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.

Dalam konteks pelaksanaan operasi, pengamanan kendaraan di lokasi kegiatan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

Kawasan parkir yang digunakan banyak kendaraan dalam waktu bersamaan memerlukan pengawasan dan penataan agar tidak menimbulkan gangguan ketertiban maupun membuka peluang terjadinya pencurian.

Karena itu, Bhabinkamtibmas memberikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada panitia pengajian, khususnya mengenai pengaturan jamaah dan penataan kendaraan.

Pengawasan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat yang dilakukan kepolisian melalui pendekatan preventif dan preemtif.

Meski demikian, laporan Polsek Kediri Kota tidak menyebutkan bahwa pengamanan pengajian tersebut merupakan penugasan khusus dalam Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan patroli sambang itu merupakan tugas rutin Bhabinkamtibmas yang sejalan dengan upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas selama periode operasi.

Sementara itu, dari sisi kegiatan keagamaan, pengajian IKADI kali ini mengangkat persoalan kebahagiaan manusia di tengah berbagai pencapaian dan kebutuhan hidup yang telah terpenuhi.

Tema “Semua Ada, Tapi Kenapa Kita Belum Merasa Bahagia?” menjadi pokok kajian yang disampaikan Ustadz Shofwan Jauhari kepada jamaah.

Tema tersebut mengajak jamaah merenungkan makna kebahagiaan dalam kehidupan, terutama hubungan antara pemenuhan kebutuhan duniawi dan ketenangan batin.

Meski demikian, laporan kegiatan kepolisian tidak merinci isi ceramah maupun penjelasan khusus yang disampaikan penceramah selama pengajian.

Selain menjadi ruang pembelajaran agama, pengajian Ahad pagi juga merupakan sarana mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut mempertemukan jamaah dalam suasana ibadah dan silaturahmi di lingkungan Masjid Baiturrahman.

Melalui kegiatan keagamaan semacam ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Di sisi lain, kepolisian memanfaatkan kegiatan sambang untuk menjalin komunikasi dengan panitia dan memastikan aktivitas masyarakat berlangsung tertib.

Sejalan dengan pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor.

Pemilik kendaraan disarankan menggunakan kunci pengaman tambahan, tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, serta memarkir kendaraan pada lokasi yang mudah diawasi.

Panitia kegiatan yang menghadirkan banyak peserta juga perlu memperhatikan pengaturan parkir agar kendaraan tertata dan tidak mengganggu akses jalan.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak kriminalitas, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110.

Partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung langkah pencegahan kejahatan selama pelaksanaan operasi.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan pengajian IKADI di Masjid Baiturrahman berlangsung tanpa gangguan keamanan yang dilaporkan.

“Kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali,” kata Bowo.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan adanya tindak kriminalitas, penangkapan tersangka, ataupun penindakan pelanggaran selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan dan penyampaian pesan kamtibmas kepada panitia pengajian tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Kediri Kota menjaga ketertiban kegiatan masyarakat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian kendaraan dan kejahatan lainnya selama Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Operasi Sikat Semeru 2026, Polsek Pesantren Kediri Perkuat Pengamanan Pengajian Muslimat NU di Masjid Al Falah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Ratusan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mengikuti pengajian rutin Ahad Legi di Masjid Al Falah, Gang 3, Kelurahan Tinalan, pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut mendapat pengamanan dari Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban masyarakat di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026.

Pengajian yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut menghadirkan Ustadz Fatqi Suad sebagai penceramah dan diikuti jamaah Muslimat NU se-Kecamatan Pesantren.

Sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan, antara lain, anggota DPRD Kota Kediri dari Partai NasDem Choirudin Mustofa, S.Pd.I., yang akrab disapa Mas Tofa, Camat Pesantren, Lurah Tinalan, serta perwakilan TNI dan Polri.

Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinalan Aiptu Andreas K. bersama Babinsa setempat untuk memastikan kegiatan pengajian berlangsung tertib.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan personel Bhabinkamtibmas diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan keagamaan masyarakat di wilayah binaannya.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinalan melaksanakan pemantauan dan pengamanan pengajian rutin Ahad Legi Muslimat NU se-Kecamatan Pesantren yang berlangsung di Masjid Al Falah, Kelurahan Tinalan,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan pengajian rutin Ahad Legi merupakan salah satu bentuk aktivitas keagamaan yang menjadi ruang pertemuan dan silaturahmi bagi anggota Muslimat NU di tingkat kecamatan.

Melalui kegiatan tersebut, jamaah dapat mengikuti tausiah keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Kehadiran Ustadz Fatqi Suad sebagai penceramah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pengajian yang berlangsung di Masjid Al Falah.

Selain jamaah Muslimat NU, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur pemerintahan dan anggota legislatif daerah.

Anggota DPRD Kota Kediri Choirudin Mustofa turut hadir bersama Camat Pesantren dan Lurah Tinalan.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian mencerminkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat yang berlangsung di lingkungan kelurahan.

Sementara itu, pengamanan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Pengajian tersebut digelar pada hari kedua pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang berlangsung mulai 10 hingga 21 Oktober 2026.

Operasi kepolisian tersebut diarahkan untuk meningkatkan penanganan terhadap tindak kriminalitas yang menjadi sasaran operasi, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta kejahatan jalanan.

Selain melalui penegakan hukum, upaya menjaga keamanan juga didukung kegiatan preventif dan preemtif berupa patroli, pengawasan, serta komunikasi dengan masyarakat.

Pengamanan kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dapat mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode operasi.

Namun, laporan Polsek Pesantren tidak menyebutkan bahwa pengamanan pengajian Muslimat NU tersebut merupakan penugasan khusus dalam struktur Operasi Sikat Semeru 2026.

Kegiatan itu merupakan tugas pengamanan rutin Bhabinkamtibmas yang sejalan dengan upaya pencegahan gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan yang melibatkan jamaah dari sejumlah wilayah, kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan dan barang pribadi tetap diperlukan.

Masyarakat diimbau memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan bermotor maupun tindak kriminalitas lainnya di sekitar lokasi kegiatan.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, masyarakat dapat segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas, kantor kepolisian terdekat, atau melalui layanan Polisi 110.

Komunikasi antara aparat dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya pencegahan kriminalitas selama berlangsungnya Operasi Sikat Semeru 2026.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi menyampaikan bahwa pengamanan pengajian rutin Ahad Legi di Masjid Al Falah berlangsung tanpa gangguan keamanan menonjol.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan tertib, lancar, dan aman,” kata Siswandi.

Laporan kepolisian tidak menyebutkan jumlah pasti jamaah yang hadir maupun adanya tindak kriminalitas selama kegiatan berlangsung.

Melalui pengamanan kegiatan pengajian tersebut, Polsek Pesantren berupaya memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan aman sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page