Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Siap Kawal Stabilitas Kamtibmas dalam Agenda Paripurna DPRD Bahas Perubahan APBD 2025

Published

on

Kediriselaludihati.com – Wakapolres Kediri Kota, Kompol Yanuar Rizal Ardhianto, S.H., S.I.K., menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Kediri dengan agenda pembacaan dan penjelasan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di Kantor BKPSDM Kota Kediri, Kecamatan Mojoroto, Kamis (25/9/2025) pukul 10.00–10.45 WIB.

Kehadiran Wakapolres Kediri Kota bersama jajaran TNI dan unsur Forkopimda menjadi bentuk sinergitas Polres Kediri Kota dalam mengawal stabilitas keamanan selama berlangsungnya agenda penting pemerintahan daerah.

Selain Wakapolres, rapat paripurna juga dihadiri Walikota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Walikota KH. Qowimuddin Thoha, Ketua DPRD Dra. Firdaus, Wakil Ketua DPRD, Kasdim 0809 Kediri Letkol Inf. Aris Setiyono, serta jajaran OPD dan anggota DPRD Kota Kediri.

Dalam rapat, Walikota menyampaikan beberapa poin terkait perubahan APBD 2025, mulai dari penyesuaian anggaran, efisiensi belanja, keputusan Menkeu, hingga hasil audit BPK.

“Perubahan ini kami arahkan untuk mengakomodasi kebutuhan pelayanan publik dan pembangunan prioritas, dengan harapan program dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Kompol Yanuar menegaskan bahwa Polres Kediri Kota siap mendukung agenda strategis pemerintah daerah dengan memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Polri bersama TNI akan terus bersinergi mendukung jalannya kebijakan pemerintah daerah, khususnya terkait pembangunan dan pelayanan publik. Stabilitas kamtibmas adalah fondasi agar seluruh program bisa berjalan lancar,” tegasnya.

Rapat paripurna ditutup dengan penegasan komitmen antara eksekutif dan legislatif untuk menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan APBD 2025. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

kriminal

Perjudian, Narkoba hingga Miras Ilegal Jadi Target Penindakan Polisi Dalam Operasi Pekat Semeru 2026

Published

on

Kediriselalaludihati – – Polres Kediri Kota berhasil mengungkap puluhan kasus kriminal selama pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengungkap sebanyak 25 kasus dengan berbagai jenis pelanggaran, mulai dari perjudian, penyalahgunaan narkoba, hingga peredaran minuman keras (miras) ilegal.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.IK, M.I.K dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rupatama Polres Kediri Kota, Jumat (13/3/2026).

Operasi Pekat Semeru 2026 sendiri dilaksanakan selama 12 hari, mulai Rabu (25/2/2026) hingga Minggu (8/3/2026). Dalam operasi tersebut, petugas kepolisian menyasar berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Dari hasil operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap tujuh kasus yang masuk dalam target operasi (TO). Rinciannya terdiri dari empat kasus perjudian dan tiga kasus penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, petugas juga mengungkap 18 kasus yang masuk kategori non target operasi (Non TO). Kasus tersebut meliputi satu kasus perjudian, dua kasus narkoba, serta 15 kasus peredaran minuman keras ilegal.

“Total keseluruhan kasus yang berhasil diungkap selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 sebanyak 25 kasus,” kata Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko.

Dalam pengungkapan sejumlah kasus tersebut, polisi turut mengamankan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan para pelaku.

Barang bukti yang diamankan di antaranya berupa sabu-sabu, pil dobel L, timbangan digital, alat konsumsi narkotika, serta beberapa unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana transaksi.

Menurut Wakapolres, keberhasilan pengungkapan puluhan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Kediri Kota bersama jajaran polsek di wilayah hukumnya.

Selain itu, ia juga menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat yang turut memberikan informasi terkait aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polres Kediri Kota, kata dia, akan terus melakukan upaya penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat, khususnya perjudian, peredaran miras ilegal, serta penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat merusak generasi muda.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Ratusan Kilogram Beras dan Minyak Goreng Dijual Murah untuk Masyarakat

Published

on

Kediriselalaludihati – Polres Kediri Kota mengikuti kegiatan video conference (vicon) bersama pimpinan Polri dalam agenda Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung melalui aplikasi Zoom dan dipusatkan di Markas Satlantas Polres Kediri Kota di Jalan Brawijaya No. 25, Kota Kediri.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

Sejumlah pejabat di lingkungan Polres Kediri Kota turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabaglog Polres Kediri Kota Kristin Kusuma Ratih, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, serta Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri serta para Bhabinkamtibmas se-Kota Kediri.

Melalui program Gerakan Pangan Murah tersebut, Polres Kediri Kota mendistribusikan sejumlah bahan pokok kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota menyalurkan sekitar lima kuintal beras dan 20 kardus minyak goreng merek Minyak Kita atau setara 240 liter. Bahan pokok tersebut dijual kepada masyarakat dengan harga Rp56.000 per paket beras dan Rp15.000 per liter minyak goreng.

Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polres Kediri Kota dan Polda Jawa Timur, dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi upaya pengendalian harga bahan pokok di pasaran.

Gerakan Pangan Murah juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.(res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Komitmen Wujudkan Rekrutmen Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Published

on

Kediriselalaludihati – Polres Kediri Kota melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang vicon Gedung Command Center lantai 2 Polres Kediri Kota.

Penandatanganan MoU dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko dan dihadiri sejumlah pejabat dari instansi terkait. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.40 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, Kasiwas Polres Kediri Kota AKP Neny Sulistyaningrum, Kasihumas Polres Kediri Kota AKP Sundari, serta Kasi Hukum Polres Kediri Kota AKP Suparjo.

Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, serta Ketua LSM Masyarakat Independen Peduli (MIP) Kota Kediri.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa yang dipimpin Aiptu Muhamad Arbain. Selanjutnya Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono menyampaikan sambutan mengenai pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Polda Jawa Timur saat ini sedang melaksanakan proses seleksi penerimaan terpadu Polri yang meliputi jalur Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.

Menurutnya, dalam proses rekrutmen tersebut Polri menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut menjadi pedoman dalam memastikan proses seleksi berjalan secara profesional dan bebas dari praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Ia juga menjelaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komitmen bersama antara kepolisian dengan instansi terkait dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang bersih dan objektif.

MoU tersebut melibatkan Polres Kediri Kota bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Dinas Dukcapil Kota Kediri, serta Kantor Kementerian Agama Kota Kediri.

Melalui kerja sama tersebut diharapkan proses verifikasi administrasi maupun pengawasan terhadap pelaksanaan seleksi dapat berjalan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 oleh Wakapolres Kediri Kota bersama para perwakilan instansi terkait.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen anggota Polri yang profesional dan berintegritas.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan Polres Kediri Kota terpantau aman, lancar, dan kondusif.(res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page